.breadcrumbs {padding:5px 5px 5px 0px; margin: 0px 0px 15px 0px;font-size:95%;line-height: 1.4em;border-bottom:3px double #009999;}

Rabu, 04 Februari 2015

Kejurprov Bola Voli Diundur

logo PBVSISURABAYA – Gelaran Kejurprov Voli Remaja Jatim, sempat tersendat. Setidaknya, dalam event tahunan ini, 45 tim voli putra dan putri di Jatim akan bertanding ada kendala dari tuan rumah.
Menurut Wakil Sekretaris Umum (Sekum) Pengprov Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Jatim, Dedi Winata sesuai jadwal semula, event ini rencananya digelar pada 8 Februari nanti.
“Namun, persiapan di Ngawi yang mepet, maka kejurprov ini diundur jadi 14-20 Februari mendatang,” kata Dedi, Senin (2/2/5).
Dengan jadwal yang sudah ditentukan, lanjut ia, maka ini akan dimanfaatkan 38 kabupaten/kota di Jatim untuk mengirim timnya. Ini terbukti dengan adanya 45 tim voli remaja yang ikut event ini. “Tim voli yang ikut adalah atlet remaja di bawah usia 16 tahun.”
Pihaknya menilai, karena di kasta remaja, maka persaingan antar daerah untuk meraih juara disana sangat ketat. Ini beralasan, karena kekuatan tim di tiap daerah cukup merata. “Memang merata, namun beberapa daerah seperti Blitar, Banyuwangi, Sumenep dan Sidoarjo cukup kuat,” tuturnya.
Yang pasti, ajang ini menjadi salah satu pertimbangan bagi PBVSI Jatim untuk menilai atlet terbaik yang akan direkrut. Pihaknya akan memilih atlet potensial, untuk dibina di event lebih tinggi, seperti di kasta kejurnas voli remaja. (ega)